Lihat Kemampuan Allah
Kun Fayakun, terjadi maka terjadilah. Ada harapan dalam Kun Fayakun. Ustadz Yusuf Mansur pernah mengatakan jika harapan selalu ada.
“Harapan ada banget, kita jangan melihat kemampuan kita, kita lihat kemampuan Allah. Jangan lihat masalah kita nanti kita merasa kecil. Kita akan belajar bahwa harapan tidak pernah kosong,” kata Ustadz Yusuf Mansur.
Harapan kita kepada Allah harus tetap ada, jangan sampai tertimpa masalah lalu berhenti berharap karena harapan kita tidak boleh kosong, jika harapan kita besar kepada Allah, maka kita tidak akan kecewa. Gantungkan harapan hanya kepada Allah, maka insyaAllah semua beres.
Jika kita mengingat kisah Nabi Yunus, saat itu dia ditelan bulat-bulat dan harus tinggal di perut ikan yang membawanya mengarungi lautan.
Lalu apa yang terjadi?
Nabi Yunus terus saja berdoa memohon ampun dan pertolongan kepada Allah. Hingga akhirnya Allah menyelamatkannya.
Kita bisa melihat bahwa Nabi Yunus tidak pernah putus harapan kepada Allah. Hingga akhirnya Allah menolongnya. Sama halnya ketika kita ditimpa masalah hidup seperti tidak kunjung punya anak, belum menikah padahal usia sudah cukup, tidak dapat pekerjaan, dan lain-lain.
Seperti firman Allah dalam surat Al-Baqarah 186 yang berbunyi:
“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”.