Kita hidup di dunia tidak sendiri. Manusia hidup pasti membutuhkan orang lain. Entah itu teman, orang tua, tetangga hingga sahabat. Bersikap baik dan santun tentu saja menjadi hal yang wajib dilakukan oleh seorang muslim dan muslimah.
Terkadang, banyak hal-hal kecil secara tidak sadar kita lakukan membuat orang lain merasa jengkel, wah jangan sampai kayak gitu dong. Lalu bagaimana kiat-kiat supaya menjadi muslim dan muslimah yang menyenangkan? Simak yuk pembahasannya.
1. Jangan Gosip
وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ
“Janganlah kalian menggunjingkan satu sama lain. Apakah salah seorang dari kalian suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kalian merasa jijik kepadanya. Bertaqwalah kalian kepada Allah. Sesungguhnya Allah itu Tawwab (Maha Penerima taubat) lagi Rahim (Maha Menyampaikan rahmat).”
(QS Al Hujurat: 12).
Hindari membicarakan keburukan diri sendiri apalagi keburukan teman kepada teman yang lain. Hal tersebut tentu saja tidak ada manfaatnya sama sekali. Dalam surat Al Hujurat ayat 12 bahkan dijelaskan jika orang yang suka bergunjing sama saja seperti memakan daging saudaranya sendiri.
2. Biasakan Tepat Waktu
Kita pasti sering membuat janji dengan teman atau kerabat. Biasakan tepat waktu. Sekiranya akan terlambat, akan lebih baik jika kita memberi kabar terlebih dahulu. Hal ini bisa menjadi salah satu bentuk penghormatan kita kepada teman atau kerabat dan orang lain pun akan merasa dihargai, dan satu yang pasti, orang lain tidak akan kapok membuat janji dengan kita.
3. Jaga Kebersihan Diri Sendiri
“Kebersihan itu sebagian dari iman”
Kalimat tersebut memang ada benarnya. Menjaga kebersihan itu penting, apalagi kebersihan diri sendiri. Bukan hanya untuk kenyamanan diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Tidak harus wangi semerbak lho, cukup bersih dan tidak bau badan sudah cukup. Setidaknya orang lain tidak harus menutup hidung ketika berada di dekat kita 😀
4. Jangan Komentar Buruk Tentang Makanan
“Ih kok makanannya gini?”
Dua menit kemudian
“Manis banget”
Lima menit kemudian
“Terlalu lembek”
Mungkin sebagian orang akan jengkel kalau harus makan bersama dengan orang yang kerjanya mengomentari makanan setiap waktu. Selama masih bisa dimakan, mengapa tidak kita makan saja? Hal tersebut juga menjadi salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT karena berkat rezekinya kita msih bisa makan.
5. Jangan Bilang “Tidak Bisa” Sebelum Dicoba
A: Ayo ikut lomba menulis ini yuk!
B: Aduh, aku mana bisa nulis
C: Tulisanku jelek
***
A: Kamu jadi ketua kelompok ini ya?
B: Aku mana bisa jadi ketua
Kita pasti pernah mendengar percakapan semacam ini. Kalau punya teman seperti ini tentu lama-kelamaan menjengkelkan. Diajak ini tidak mau, diajak itu tidak mau dengan alasan tidak bisa, padahal belum dicoba.
Jangan jadi orang yang pesimistis gitu dong, sahabat! Kalau belum dicoba kita tidak akan tahu kemampuan kita seperti apa. Tidak ada sukses yang datang dengan instan bukan? Semuanya membutuhkan proses, nah salah satunya dengan mencoba. Jadi, jangan takut untuk mencoba.
6. Jangan Komentar Fisik
“Kok gendutan?”
“Makin keling aja”
“Jerawat banyak banget”
Coba bayangkan kalian berkomentar seperti itu di depan umum dengan suara besar. Pernahkah kita memikirkan perasaan teman yang kita berikan komentar semacam itu? Pasti sangat memalukan. Jadi, sebisa mungkin hindari komentar fisik ya sahabat apalagi di depan umum.
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47).
Leave a Reply