Harapan yang Tidak Pernah Putus

Helmi Dwi Ariyani atau biasa dipanggil Ari, salah satu anggota grup iBuk Hope dari Yogyakarta mengisahkan pengalamannya mengenai sebuah harapan yang tidak pernah putus.

Sempat lama tidak dikaruniai momongan merupakan ujian berat bagi Ari dan suami. “Bagi saya cukup berat dan ujian yang pertama ini lama dan berkepanjangan, yang pertama, lama tidak dikaruniai momongan, padahal saya hidup bersama mertua dan putra-putri beliau yang lain (yang berkeluarga mungkin bisa memahami seperti apa tekanannya),” ungkap Ari.

Ujian berat kedua yang dialami Ari dan suami yaitu kemalingan, hampir seisi toko dibawa perampok. Kejadian-kejadian tersebut membuat Ari dan suami terguncang dan syok. “Kejadian ini memang membuat jiwa keder, berguncang, tapi kembali lagi, ini semua ujian dari Allah,” kata Ari.

Meskipun cobaan datang bertubi-tubi, Ari mengaku ikhlas dan menerima semua ujian yang Allah berikan kepadanya. Bukan protes yang dilakukan Ari dan suami ketika mendapatkan cobaan, mereka justru menerima dan bertaubat. Mereka yakin Allah memberikan ujian untuk membersihkan dan mengangkat derajat mereka.

“Banyak bertaubat, memperbaiki ibadah, salatnya, shaumnya, sedekahnya, InsyaAllah, Allah akan menolong kita, dan keadaan kita akan baik kembali, bahkan lebih baik lagi,” ujarnya.

Kini, Ari dan suami bisa berbahagia, pasalnya telah hadir di tengah-tengah mereka tiga orang anak yang selalu menemani.

“Setelah sepuluh tahun menunggu, Allah hadirkan anak-anak ini ke dalam rumah kami. Jangan menyerah, jangan putus asa, seberat apapun ujian, harus diterima, tidak komplain, banyak bertaubat, dan perbaiki ibadah-ibadah kita, insyaAllah, pertolongan Allah dekat,” tutup Ari.

Semua harapan-harapan kita terhadap Allah, akan dibahas secara mendalam di iBuk (Buku Digital) karya Ustadz Yusuf Mansur yang berjudul “Hope”.

iBuk-new

Dari kisah Ari, kita belajar bahwa harapan itu selalu ada. Kun Fayakun, terjadi maka terjadilah. Ada harapan dalam Kun Fayakun. Ustadz Yusuf pernah mengatakan jika harapan selalu ada.

“Harapan ada banget, kita jangan melihat kemampuan kita, kita lihat kemampuan Allah. Jangan lihat masalah kita nanti kita merasa kecil. Kita akan belajar bahwa harapan tidak pernah kosong,” kata Ustadz Yusuf Mansur.

Apa itu iBuk? iBuk adalah buku digital (e-book) yang berisi berbagai ilmu dan inspirasi dari Ustadz Yusuf Mansur dan juga beberapa narasumber lainnya.

Materi yang dibagikan dalam iBuk akan diberikan secara berkala dan dapat di-download melalui www.iBukbagus.com
Pembelian melalui transfer ke rekening BCA 6860232314 a.n Yusuf Mansur senilai harga iBuk masing-masing.

Lalu sms konfirmasi ke nomor 0822 10 254 254 ketik Bayar(spasi) ibuk#nama #kode ibuk #jumlah transfer #nama bank #nama pemilik rekening #tanggal dan jam transfer #email

Judul-judul iBuk :
1. iBuk Semua Bisa Jadi Penganten (SBJPenganten)=49.000
Kode iBuk=1
2. iBuk Apa yang Ga Mungkin (AYGM)=Rp.149.000 untuk 3 Tahun dengan 3 Bahasa
Kode iBuk= 2
3. iBuk Nembus Amerika (NA)=Rp.99.000
Kode iBuk=3
4. iBuk The Forgotten Sunnah (TFS)=Rp.80.000
Kode iBuk=4
5. iBuk HOPE=Rp.50.000
Kode iBuk=5
6. iBuk 40 Hari Jadi Kaya (HJK)=Rp.50.000
Kode iBuk= 6
7. iBuk How To Nangkep Opportunity (HTNO)= Rp.50.000
Kode iBuk= 7
8. iBuk Pengen Jadi Guru= Rp.22.000 (Khusus Deposit Paytren)
Kode iBuk= 8

Format pendaftaran= Bayar ibuk#nama#kode ibuk#jumlah transfer#Deposit#id paytren#no wa#email

Sumber gambar

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*