Tiga Macam Olahraga yang Dilakukan Nabi Muhammad SAW
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk hidup sehat. Rasulullah SAW adalah sosok yang senang berolahraga. Beliau menganjurkan para sahabat berlatih memanah, dan beliau sendiri adalah pemanah ulung. Beliau menganjurkan mereka berlatih menunggang kuda, dan beliau sendiri penunggang kuda yang lihai. Beliau menganjurkan mereka berenang, dan beliau perenang yang mahir. Sebagai umat Islam sepatutnya kita meneladani Rasulullah dalam menjalani kehidupan.
Berenang
Rasulullah bersabda: Ajarkan putera-puteramu berenang dan memanah. (HR. Ath-Thahawi). Berenang adalah olahraga yang dapat menguatkan otot tanpa membebani sendi dengan terlalu berlebihan. Berenang juga merupakan salah satu olahraga air yang menyenangkan , menyegarkan tubuh, dan melatih otot tanpa harus berkeringat. Berenang bermanfaat bagi kesehatan fisik, seseorang yang mahir berenang akan kuat pernapasannya, dan ini amat besar pengaruhnya bagi kecerdasaan otak. Selain itu dengan terbiasa berenang kita jadi bisa menguasai air dan menjadi pemberani.
Berkuda
Meski saat ini kuda sudah bukan lagi alat transportasi yang umum bagi manusia, namun olahraga berkuda dapat menyehatkan seluruh anggota tubuh dari kepala hingga kaki. Menunggangi kuda akan meningkatkan kebugaran fisik karena tidak hanya sekadar duduk saja, namun perlu posisi duduk yang benar dengan cara memegang tali kendali yang harus tepat. Pada bagian tubuh kuda yang ditunggangi saat berkuda juga dapat mengatasi segala masalah pada tulang belakang. Pada saat galloping, yaitu saat kuda berlari dan melompat, maka tulang belakang kita seperti diurut dengan pola yang bahkan tidak bisa dilakukan oleh pakar chiropratik.
Memanah
Rasulullah bersabda Ketahuilah bahwa yang dimaksud dengan kekuatan itu ialah memanah. Beliau ucapkan kata-kata itu tiga kali (HR. Muslim). Memanah adalah melontarkan anak panah dari busurnya, memanah membutuhkan banyak sekali konsentrasi, kesabaran,melatih ketangkasan, dan emosi pada saat menyasar anak panah . Memanah juga membutuhkan kekuatan fisikal pada saat melepaskan busur panah. Kegiatan memanah baik untuk melatih kesabaraan dan melatih emosi untuk menjadi lebih tenang dan lebih jernih.
Rasulullah bersabda:
Orang mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah. Namun keduanya itupun sama memperoleh kebaikan. Berlombalah untuk memperoleh apa saja yang memberikan kemanfaatan padamu dan mohonlah pertolongan kepada Allah dan janganlah merasa lemah. Jikalau engkau terkena oleh sesuatu musibah, maka janganlah engkau berkata: Andaikata saya mengerjakan begini, tentu akan menjadi begini dan begitu. Tetapi berkatalah: Ini adalah takdir Allah dan apa saja yang dikehendaki olehNya tentu Dia melaksanakannya, sebab sesungguhnya ucapan andaikata itu membuka pintu godaan syaitan. (Riwayat Muslim)
Sumber: dari berbagai berita online