Banyak orang yang mengaku dicintai dan mencintai Allah SWT tanpa menyadari kalau sesungguhnya Allah tidak suka bahkan murka padanya. Yaitu golongan orang-orang yang sering bermalas-malasan dan lalai melaksanakan kewajibannya kepada Allah SWT. Hakikat sederhana untuk meraih cinta Allah SWT adalah orang-orang yang melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi semua larangannya. Ibarat seseorang yang mencintai lawan jenis, ia harus menunjukkan cintanya dengan bukti yang nyata dan masuk akal.
Kecintaan Allah haruslah menjadi incaran setiap Mukmin, pasti kita akan berlomba-lomba untuk mendapatkan kecintan tersebut dan apapun diusahakan untuk meraihnya. Karena mendapat kecintaan Allah SWT merupakan derajat tertinggi. Kecintaan Allah SWT merupakan ruh iman amal shalih orang beriman.
Berikut ini tanda-tanda Allah SWT mencintai hamba-Nya, yang patut kita ketahui.
1. Allah akan menjaganya dari dunia. Bila Allah mencintai seorang hamba maka Allah akan menjaganya, Allah jaga dia dari dunia yang melalaikannya, Allah jaga dia dari dosa yang menghancurkan kehidupannya. Maka dalam setiap detik perjalanan waktu, Allah lah yang seharusnya menjadi tujuan kita. Bukan dunia saja apalagi hanya sekadar kepuasaan sesaat.
Bila Allah mencintai seorang hamba, maka Allah akan menjaganya, Allah jaga dia dari dunia yang melalaikannya, Allah jaga ia dari dosa yang akan menghancurkan kehidupannya. Maka dalam setiap detik perjalanan waktu Allah lah yang seharusnya menjadi tujuan kita. Bukan dunia apalagi hanya sekadar kepuasan sesaat. Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah akan menjaga hambaNya yang beriman dan dia mencintaiNya seperti kalian menjaga makanan dan minuman orang sakit (di antara) kalian, karena kalian takut pada (kematian)nya.” (HR. Al Hakim, Ibnu Abi Ashim dan Al Baihaqi).
2. Keshalihan. Ketika Allah mencintai seorang hamba maka Allah akan memberikan kekuatan kepadanya untuk menjadi hamba yang shalih. Allah memudahkan ia untuk berbuat kebaikan, maka ibarat perjalanan keshalihan akan muncul dalam diri seseorang setahap demi setahap, maka ketika kita telah menemukan titik awal kesalehan, jangan hanya berhenti disitu saja, tapi tetaplah berjuang.
Karena itu barulah tanda awal Allah mencintai kita, maka terus berjuang untuk menjadi lebih saleh adalah langkah untuk mendapatkan sepenuhnya cinta Allah. Dalam hadist HR. Imam Ahmad, Al Hakim, dan Al Baihaqi, mengatakan: “Allah memberikan dunia pada yang dia cintai dan yang dia bennci. Tetapi dia tidak memberikan (kesadaran) beragama, kecuali kepada yang dia cintai. Maka barang siapa diberikan (kesadaran) beragama oleh Allah, berarti ia dicintai olehNya.
3. Memahami agama. Ketika seorang hamba dicintai Allah SWT maka Allah akan memudahkan hamba-Nya untuk memahami agama. Karena cinta Allah adalah bentuk kecintaan yang mendalam seorang hamba kepada Allah, sejatinya Allah lah yang akan memberikan penerangan dalam hatinya. Sehingga setiap ilmu yang dipelajari akan mudah dipahami dan diamalkan.
4. Sulit melakukan maksiat. Tanda Allah SWT mencintai hamba-Nya ialah kesulitan melakukan maksiat. Ia tidak akan bisa melakukan maksiat, dan jika ia terbiasa melakukam maksiat, maka ia akan merasakan itu sangatlah sulit sehingga ia tidak bisa melakukan itu. Itu tanda cinta Allah.
5. Husnul khatimah. Di antara tanda Allah SWT mencintai hamba-Nya adalah, dia menutup umur hambaNya dengan amal shalih. Tidak semua manusia yang mendapatkan kenikmatan ini. Sebagian manusia menghabiskan umurnya dalam ketaatan, tetapi ada juga manusia yang mati dalam keadaan bermaksiat kepada Allah.
Abu bakar berkata: “Jika satu kakiku di dalam surga, dan kaki yang lain di luar surga, maka aku belum aman.” Jika kita melakukan maksiat, takutlah pada kematiaan, dan hati-hatilah kalau kita mati dalam keadaan melakukan maksiat. Rasulullah bersabda: “Jika Allah mencintai seorang hamba, dia akan memaniskannya. Sahabat bertanya: “Apa itu memaniskannya ya Rasulullah?”. Lalu Rasulullah berkata: “Dia akan memberi ia petunjuk untuk melakukan kebaikan saat menjelang ajalnya, sehingga tetangga akan meridhoinya atau ia berkata orang sekelilingnya.” (HR. Al Hakim).
Sumber: dakwatuna.com
sumber gambar:
Leave a Reply