Rencana Baik Allah

Yang pertama Ika lakukan dalah bertaubat atas prasangkanya selama ini terhadap Allah. “Saya mulai gelar sajadah saya di 1/3 malam sambil memohon ampun karena sudah suudzon dengan-Nya,” kata Ika.

Tak hanya itu, ia juga menjalankan kembali salat tahajud, salat wajib, dan salat dhuha dengan lebih baik. Dalam keadaan air liur yang penuh di mulut sebab sakitnya, Ika tetap membaca Alquran meski hanya bisa dalam hati. Ika juga berdoa supaya Allah melancarkan kelahirannya nanti dengan cara normal.

Ika merasa takut jika lahir melalui operasi, selain itu dana yang ia miliki hanya cukup untuk lahir normal. Tiba di hari kelahirannya, Allah pun bekata lain. Ia harus menjalani operasi sesar. Dengan rasa ikhlas dan pasrah lillahita’ala, Ika yakin jika memang ini jalan yang terbaik pasti Allah mudahkan dan lancarkan. “Gak putus saya dzikir istighfar, shalawat, dan tasbih seperti yang ustadz ajarkan,” ungkap Ika.

Alhamdulillah semuanya lancar. Anak laki-laki yang diberi nama M. Afnan Putra Athallah lahir dengan sehat dan selamat, begitu pun ibunya.

Kebaikan-kebaikan Allah tak dapat diragukan lagi. Ika dan suami hanya perlu membayar sedikit biaya dan sisanya ditanggung oleh BPJS, padahal saat itu ia belum mengerti prosedur dari BPJS itu bagaimana. Allah juga limpahkan rezeki lebih sehingga Ika dan suami bisa mengadakan akekah 2 ekor kambing.

Pengalaman yang tak akan pernah Ika lupakan seumur hidup, begitu banyak pelajaran yang bisa ia ambil. Ubah prasangka buruk pada ketetapan Allah menjadi prasangka baik karena Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.

Ujian yang pernah menimpanya menjadikan Ika lebih bersyukur atas nikmat Allah yang luar biasa.

Semoga tulisan di atas bisa menginspirasi semua bahwa Allah tak pernah tidur. Selama kita yakin, mengamalkan segala perintahNya, dan menjauhi laranganNya, inshaa Allah segala doa dan permohonan dikabul. Itulah janji Allah yang Maha Rahman lagi Maha Rahim.

sumber gambar

Baca juga:

Agar Tidak Cepat Lelah Ketika Membaca Buku

Biar Gak Malas Ngaji

Mendulang Pahala Kapan Saja

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*