Mau Dapat Jaminan Allah? Penuhi AturanNya Jaga segelNya
Surat Fushilat ayat 30-32 menjadi surat pembuka dalam training Jaminan yang berlangsung di Wisatahati Center, Jalan KH M Yusuf Raya No. 18A-B, Depok, Jawa Barat. Ar Fushilat merupakan surat di mana di dalamnya terdapat kalimat “Tuhan Kami adalah Allah” yang merupakan syarat seorang mendapatkan jaminan.
Acara dimulai sekitar pukul 08:00 WIB yang dibuka oleh Ilham Ramdoni. Peserta langsung diminta menuliskan keinginannya di sebuah kertas. Kertas itu kemudian saling ditukarkan kepada peserta lain dan diaminkan, aktivitas ini dilakukan sebagai pengingat bahwa kita seringkali lupa untuk mendoakan orang lain, padahal jika kita mendoakan orang lain maka doa itu akan kembali ke kita.

Peserta sedang berdiskusi menuliskan rundown agar mendapatkan jaminan Allah.
Bentuk jaminan dari Allah lebih hebat dari yang manusia berikan, kata Ustadz Yusuf Mansur melalui multimedia. “Kalau mau mendapat jaminan dari Allah maka penuhi aturannya, jaga segelnya,” sambungnya.
Seringkali manusia merasa hidupnya tidak adil, padahal bukan hidup yang tidak adil tapi terkadang manusia sendiri yang merusak segelnya. Untuk itulah Ilham kemudian meminta peserta untuk mengingat kembali dan menuliskan apa saja perbuatan mereka yang merusak segel sehingga jaminan Allah tidak turun.
Peserta terlihat serius menuliskannya di sebuah kertas, beberapa terlihat mengingat-ingat kembali perbuatannya. Setelah itu Ilham kembali mengajak peserta beristighfar agar Allah mengampuni dosa-dosa yang sudah dibuat selama ini.

Deny, salah satu peserta sedang membacakan rundown yang akan dilakukan oleh kelompoknya.
Setelah itu, peserta dibagi dalam dua kelompok yang terdiri dari akhwat dan ikhwan. Mereka masing-masing menuliskan rundown agar mendapat jaminan Allah. Selesai menuliskan rundown, masing-masing perwakilan kelompok maju ke depan menjelaskan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan.
Kelompok ikhwan diwakili oleh Deny dan kelompok akhwat diwakili oleh Farida, keduanya menuliskan hal yang hampir sama yang pada intinya adalah menjalankan yang wajib dan menghidupkan yang sunnah.
Seperti yang kita ketahui kunci mendapatkan segel jaminan adalah istiqomah dan dilakukan terus-menerus.
Deny, salah satu peserta yang hadir mengaku sengaja datang ke acara ini untuk mendapatkan ilmu. “ Saya mengenal UYM sebelumnya sudah lebih kurang lima bulan dan berusaha istiqomah menjalankan anjuran dari beliau, alhamdulillah banyak keajaiban terjadi,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan pembacaan doa dan mengaminkan doa-doa yang sudah dituliskan oelh peserta sebelumnya.