Berwudhu merupakan salah satu syarat yang harus dilakukan ketika akan salat. Secara bahasa, wudhu berasal dari kata Al-Wadha’ah yang artinya kebersihan atau kecerahan. Sedangkan secara istilah, wudhu yaitu membasuh anggota tubuh tertentu (wajah, dua tangan, kepala, dan dua kaki) untuk menyucikan diri.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Buraidah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam di pagi hari memanggil Bilal lalu berkata:
“Wahai Bilal, kenapa engkau mendahuluiku masuk surga? Aku tidaklah masuk surga sama sekali melainkan aku mendengar suara sandalmu di hadapanku. Aku memasuki surga di malam hari dan aku dengar suara sandalmu di hadapanku.”
Bilal menjawab,
“Wahai Rasulullah, aku biasa tidak meninggalkan salat dua rakaat sedikit pun. Setiap kali aku berhadats, aku lantas berwudhu dan aku membebani diriku dengan salat dua rakaat setelah itu.” (HR. Tirmidzi no. 3689 dan Ahmad 5: 354. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits tersebut hasan).
Baca juga: Mendulang Pahala Kapan Saja
Berdasarkan hadist di atas, ternyata menjaga wudhu memiliki keutamaan tersendiri. Lalu, apa saja keutamaannya?
- Senantiasa dalam lindungan Allah
Menjaga wudhu artinya menjaga kesucian. Ketika seseorang selalu menjaga kesucian, maka rahmat dan lindungan Allah SWT akan selalu menyertainya. Bahkan malaikat akan selalu menjaga setiap langkah kita.
- Penanda di hari kiamat
“Sesungguhnya umatku akan dihadirkan pada hari kiamat dengan wajah, tangan, dan kaki yang bercahaya karena bekas-bekas wudhu mereka. Karenanya barangsiapa di antara kalian yang bisa memperpanjang cahayanya maka hendaklah dia lakukan.” (HR. Al-Bukhari no. 136 dan Muslim no. 246)
- Memberikan ketenangan hati
Ketika seseorang sudah dalam keadaan suci, rahmat Allah akan senantiasa menaunginya. Maka, wudhu bisa meredakan amarah, kegelisahan dan kegalauan hati.
sumber
Baca juga:
7 Cara Agar Rajin Salat Tahajud
Leave a Reply