Tampan, berperawakan tinggi bak model. Tidak ada yang menyangka kalau dia adalah seorang muslim. Dia adalah Ibrahim Hernandez, pria asal Spanyol yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan di masyarakat. Luis Ibrahim Hernandez lahir di Granada dari orang tua yang berasal dari Sevilla dan Madrid.
Dia mengawali karirnya sebagai model, fotonya sudah malang melintang di berbagai sampul majalah dan iklan. Di tengah karirnya yang cemerlang, Ibrahim justru memilih menyudahi karirnya sebagai model untuk hijrah dan memilih jalur dakwah.
Keseriusannya memilih jalur dakwah terbukti ketika Ibrahim melibatkan diri dalam proyek pembangunan masjid dan pusat kebudayaan Islam di tempat tinggalnya, Sevilla. Keseriusannya membuat dia dipercaya menjadi Vice President of the Seville Mosque Foundation yang memprakarsai pembangunan masjid baru dan pusat kebudayaan Islam bagi 25.000 muslim di Sevilla.
Pada tahun 2004, ide untuk membangun masjid di Sevilla muncul di benak Ibrahim. Namun baru di tahun 2014, dia dan komunitas muslim di selatan Spanyol mulai mewujudkan keinginan tersebut.
Masjid di Kota Sevilla sebelumnya memang sudah ada, namun telah dipugar menjadi gereja. Jika kita berkunjung ke sana akan terlihat menara yang dulunya merupakan bagian dari masjid. Untuk mengembalikan masjid mereka, Ibrahim dan tim dari the Seville Mosque Foundation berencana akan membuat masjid baru dan pusat kebudayaan Islam untuk muslim, tapi juga ramah dan terbuka untuk non-muslim.
Untuk mendukung rencananya, Ibrahim berkeliling ke beberapa negara untuk memberi kabar baik sekaligus meminta dukungan pada penduduk muslim dunia.
Indonesia menjadi salah satu tujuan Ibrahim. Dia dan dua orang temannya, Muhsin Sierra dan Umar Molinero mengunjungi Universitas Indonesai (UI), Depok, Rabu (10/2) lalu. Kedatangan Ibrahim ke Indonesia menjadi salah satu upayanya dalam menggalang dana untuk pembangunan masjid dan pusat kebudayaan Islam di Seville, Spanyol.
Sumber 1 dan Sumber 2
Leave a Reply