Ada banyak cara untuk menunjukkan bakti dan menghormati orangtua selama mereka masih hidup, yang telah mengorbankan siang dan malamnya untuk kebahagian sang anak. Seorang orangtua akan mencurahkan kasih sayangnya kepada anaknya, rela mengucurkan banyak air mata, dan keringat untuk kebaikan sang anak. Lantas yang menjadi pertanyaan bagaimana caranya berbakti dan membalas budi jika orangtua kita sudah tiada?
Sebagai seorang anak ada beberapa amalan yang tetap bisa dilakukan agar tetap bisa berbakti kepada orang tua. Amalan berikut ini merupakan suatu tambahan bekal bagi kedua orangtua yang dapat menjamin tempat mereka disisi Allah SWT.
Menyolati Jenazahnya. Cara untuk berbakti kepada orangtua yang sudah meninggal dengan menyolati jenazah orangtuanya yang meninggal. Suatu saat datang seorang laki-laki dari golongan Anshar dan bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah masih ada perbuatan bakti yang harus aku perbuat kepada kedua orangtuaku setelah mereka meninggal?”
Kemudian Rasulullah SAW menjawab: “Ya, ada empat perkara: menshalatinya dan memohonkan ampun kepada Allah untuk mereka, melaksanakan janji-janji mereka, memuliakan teman-teman mereka, dan menyambung tali kekeluargaan yang kamu tidak memiliki pertalian kecuali dari adanya pertalian itu, itu pernuatan bakti kepada mereka yang tersisa bagimu untuk kamu lakukan setelah mereka meninggal.” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad).
Menjadi anak yang Shaleh Shaleha. Selanjutnya dengan berusaha menjadi anak shaleh shaleha. Dengan menjadi anak yang shaleh shaleha, maka ia akan taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Ia akan senantiasa berdoa kepada Allah dan doa dari anak shaleh shaleha pada orangtuanya yang sudah meninggal sekalipun merupakan amalan yang pahalanya tidak akan terputus. Sebagaimana hadist yang disampaikan oleh Rasulullah SAW:
“Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh shaleha yang bedoa kepadanya (ibu bapaknya).” (HR. Muslim).
Bersilahturahim dengan keluarga, termasuk kerabat orangtua. Cara selanjutnya agat bisa berbakti dengan orangtua yang sudah meninggal ternyata bisa dilakukan dengan membina hubungan baik dengan kawan ibu dan bapak. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya cara berbakti kepada orangtua yang paling baik yaitu seseorang menyambung hubungan dengan orang yang dicintai bapaknya setelah meninggal.” (HR. Muslim, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah).
Menuntaskan nazar, kafarat, dan wasiat orangtua. Seorang wanita Juhainah datang kepada Rasulullah dan berkata.
“Sesungguhnya ibuku telah bernazar untuk melakukan haji, dia meninggal sebelum melaksanakan nazar tersebut. Apakah boleh aku melaksanakan haji untuk menggantikannya? Rasulullah SAW menjawab. “Lakukan haji untuknya.” (HR. Bukhari).
Melunasi segala hutang-hutangnya. Sebagai anak yang berbakti, melunasi hutang orangtua ialah tanggung jawab, dan keluarga besar almarhum juga harus memberikan bantuan untuk menyelesaikan permasalahan hutang yang telah meninggal.
Terkadang terjadi problem ketika hutang yang muncul begitu besar, sedangkan penghasilan si anak masih cukup minim. Tapi komitmen untuk melunasi harus tetap ditunjukkan oleh anak si orangtua yang berhutang tersebut agar membantu nasib orangtua di akhirat kelak.
Meskipun terasa berat, percayalah bahwa Allah akan mengirimkan bantuan bagi setiap yang berhutang untuk melunasinya. Adapun bila diantara kita yang jadi pihak yang dihutangi tentunya perlu member jangka waktu yang cukup agar ringan untuk dilunasi si penghutang. Karena permasalah hutang ialah permasalahan serius yang perlu dituntaskan dengan baik.
Sumber: berbagai berita online
Leave a Reply