Oleh: Muhammad Reza Ardianto
Bagaimana caranya agar seseorang bisa menjadi kaya tapi semakin dekat dengan Allah? Salah satunya dengan program 40 hari jadi kaya atau riyadhoh 40 hari.
Berbicara mengenai kekayaan, yang pertama adalah mindset kekayaan. Sering kali kita mematok kekayaan pada nilai-nilai materi, uang yang banyak, rumah yang besar, mobil yang mewah dan sebagainya.
Namun sejatinya, ketika kita mendekat kepada Allah, itulah kekayaan yang sebenarnya. Bahkan Allah sudah menerangkan ketika seseorang sudah salat subuh berjamaah di masjid maka dia mendapatkan pahala. Terlebih jika dia melaksanakan salat sunnah sebelum salat subuh, maka pahalanya lebih baik dari dunia dan seisinya.
Bagaimana seseorang semakin dekat dengan Allah? Teman-teman yang melakukan riyadhoh 40 hari juga mengalami keajaiban-keajaiban rezeki. Bahkan kalau boleh kita telusuri, 40 hari ini jika ditinjau dari sudut ilmiah, puasa ramadan 30 hari ditambah puasa sunnah syawal 6 hari adalah untuk membentuk habit manusia atau kebiasaan manusia yang terulang-ulang. Begitu juga ketika seseorang riyadhoh 40 hari, harapannya dapat membentuk habit manusia yang tangguh dalam amal serta menghadapi kehidupan dan insyaAllah bisa mendatangkan keajaiban.
Kedua, ilmu riyadhoh, ketika kita punya kebutuhan yang khusus kepada Allah SWT. Kita tidak bisa berharap dengan amal yang biasa aja. Kita perlu akselerasi amal, apa yang bisa dilakukan agar pertolongan Allah segera datang, inilah riyadhoh yang dimaksud.
Ketiga, korelasi kekayaan dengan syiar agama Allah. Ketika Idul Qurban, jutaan orang mencari sapi dan kambing. Tapi kenapa tidak punah? Sedangkan harimau sumatra, orangutan hampir punah. Hal ini salah satunya terkait syiar agama Allah, begitu juga ketika kita memiliki kekayaan yang dijaga oleh Allah, kehidupan yang dijaga oleh Allah, kaitkan dengan syiar agama Allah, maka Allah akan jaga kehidupan dan kekayaan kita.
Terakhir, feel rich before rich. Kawan-kawan harus mempunyai sifat dan karakter orang kaya sebelum jadi orang kaya yang sebenarnya. Ketika saya berdiskusi dengan Wakil Direktur Investasi Keuangan suatu perusahaan. Ia bercerita ternyata kliennya yang punya uang triliunan, mereka punya kebiasaan berbeda dengan OKB (Orang Kaya Baru), mereka tidak suka membeli mobil mewah bahkan mereka terlihat biasa saja.
Kita harus mempelajari apa saja karakter-karakter orang kaya, sehingga ketika kekayaan itu datang, insyaAllah kita sudah siap menerimanya.
Leave a Reply