Tiga Cara Khatamkan Alquran di Bulan Ramadhan

Membaca Alquran dengan istiqomah merupakan salah satu amalan yang dilakukan oleh orang-orang saleh yang juga seharusnya dilakukan oleh kita. Ada beberapa cara yang dilakukan oleh para sahabat dan ulama salaf untuk mengkhatamkan Alquran. Di antaranya ada yang mengkhatamkan dalam waktu tiga hari, seminggu, sebulan hingga dua bulan sekali.

Tiga cara mengkhatamkan Alquran ini mungkin bisa dipraktekkan oleh kita selama bulan Ramadhan ini.

Pertama, harian. Mengkhatamkan Alquran dalam sehari mungkin terdengar berat bagi yang belum terbiasa. Apalagi, kesibukan sering kali membuat kita lalai membacanya secara rutin. Untuk mencapai target khatam dalam satu hari, kita harus memiliki waktu khusus di malam hari setelah tarawih. Jika satu juz dapat dibaca dalam waktu 20 menit, maka butuh waktu 10 jam untuk mengkhatamkan Alquran.

Kedua, Mingguan. Metode Famy bi Syawq merupakan cara agar kita bisa mengkhatamkan Alquran dalam waktu seminggu. Caranya yaitu membagi surat yang harus dibaca dalam sehari. Fa berarti surat al-Fatihah, M berarti surat al-Maidah, Y berarti surat Yunus, Bi berarti surat Bani Israil, Sy berarti surat al-Syu’ara, W berarti surat Washaffat, dan Q berarti surat Qaf.

Jadi, hari pertama kita membaca Alquran dari Surah al-Fatihah hingga al-Maidah, lalu hari kedua membacanya dari al-Maidah hinggu Surah Yunus, dan begitu seterusnya hingga khatam pada hari ketujuh.

Ketiga, Bulanan. Membaca satu hari satu juz bisa menjadi salah satu metode agar kita bisa mengkhatamkan Alquran khusus di bulan Ramadhan. Jadi, hari pertama Ramadan kita harus membaca Alquran dari Surah al-Fatihah hingga Surat al-Baqarah ayat 141, dan begitu seterusnya dalam setiap juz.

Ketiga metode membaca Alquran tersebut dapat dilakukan di rumah atau di masjid, apalagi menjelang 10 malam terakhir di bulan Ramadan. Tradisi mengkhatamkan Alquran dan itikaf di bulan Ramadan ini Nabi lakukan selama beliau masih hidup.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Malaikat Jibril itu setiap tahun selalu tadarus Alquran bersama Nabi. Namun, menjelang Nabi wafat, malaikat Jibril datang dua kali dalam satu tahun untuk melakukan tadarus.

Syekh al-‘Aini dalam kitab ‘Umdatul Qari menyampaikan kesimpulan ulama yang menyatakan bahwa perbuatan yang dilakukan Nabi Muhammad Saw secara rutin merupakan sunah muakad yang pahalanya tentu sangat besar.

Oleh karena itu, tradisi mengkhatamkan Alquran, baik dengan model tadarus bersama atau pun mengkhatamkan sendiri, merupakan tradisi baik yang perlu dilakukan, apalagi di bulan Ramadan, dan metode di atas bisa menjadi pilihan.

Sumber: islam.co

1 Comment on Tiga Cara Khatamkan Alquran di Bulan Ramadhan

  1. Sy lakukan Khatam Al Quran dalam 6 hari satu kali….yaitu 1 Juz selesai sholat fardhu kecuali Maghrib..,,,maka saya ganti dengan sesuadh sholat Sunat Dhuha…cuma ingin berbagi..bukan untuk iri…mg Allah balas pahala kita semua Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*