Quantum Amal

Ustadz Jameel

 

Kita ibaratin aja umur rata-rata manusia di dunia adalah 70 tahun. Ini setara dengan 1,68 jam akhirat. Nah, waktu yang sedikit ini sayang banget kalau bukan kita lakukan untuk beramal. Sebenarnya, kita bisa banget ngumpulin amal sebanyak mungkin, melebihi “kapasitas” umur kita. Gimana caranya? Dengan melakukan Quantum Amal.

Quantum amal ini sederhana. Lakukan sesuatu yang berefek amal jariyah, yang meskipun kita sudah mati, pahalanya insyaaAllah terus mengalir. Ini adalah salah satu cara beramal yang cerdas. Ibaratnya, kita sedang tidur pun, amalnya tetap mengalir ke diri kita.

Coba deh sediakan mukena di sebuah mushola yang mukenanya udah usang. Kita beliin mukena baru atau kita laundry mukena yang kotor tersebut. InsyaaAllah, setiap orang yang sholat dengan mukena tersebut, kita kebagian juga pahalanya. Atau coba sediakan Al Qur’an di masjid sebuah terminal kota. Setiap huruf yang terbaca akan mengalir juga pahalanya buat kita.

Nah, di Ramadhan ini, kira-kira apa quantum amal yang insyaaAllah akan kita lakukan? Memberi makan orang yang berbuka puasa? Membelikan baju koko baru untuk imam masjid di lingkungan rumah? Atau menjadi donatur tetap ta’jil buka puasa di mushola sebelah rumah?

(disarikan dari pemaparan Ustadz Ahmad Jameel dalamCoaching Camp “Meraih Jaminan Allah”, 12-14 Juni 2015 di Kinasih Resort, Depok)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*