Kehebatan Khalid bin Walid

Saifullah Al-Maslul (pedang Allah yang terhunus) adalah julukan yang diberikan kepada Khalid bin Walid. Ia adalah seorang panglima perang yang hidup pada masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin. Khalid bin Walid berasal dari suku Quraisy, ayahnya bernama Al Walid bin Al Mughirah, salah satu tokoh Quraisy di zamannya. Ibunya bernama Lubabah binti Al Harist, saudara dari Ummul Mukminin Maumunah binti Al Harits.

Khalid bin Walid memeluk Islam pada 8 Hijriah ketika perjanjian Hudaibiyah tengah berjalan. Banyak pertempuran yang sudah diikuti oleh Khalid. Salah satunya adalah pertempuran Mut’ah yang menjadi pertempuran pertama antara orang Romawi dengan Muslim.

Khalid mengisahkan dahsyatnya Perang Mu’tah dengan mengatakan, “Sembilan pedang di tanganku telah pata. Tidak tersisa kecuali pedang buatan Yaman.” (Diriwayatkan al-Bukhari dalam Kitab al-Maghazi, Bab Ghazwatu Mu’tah min Ardhi Syam: 4017).

Selain perang Mut’ah, Khalid juga terlibat dalam perang Khaibar, Hunain, Fathu Mekah, dan lain-lain. Kehebatannya menjadikan Khalid pemimpin pasukan dalam peperangan melawan orang-orang murtad oleh Abu Bakar.

Abu Bakar mengatakan, “Sebaik-baik hamba Allah dan saudara dekat adalah Khalid bin al-Walid. Khalid bin al-Walid pedang di antara pedang-pedangnya Allah.” (as-Sirah al-Halabiyah oleh al-Halabi: 3/212).

Saat kematian hendak menjemputnya, ia berkata, “Aku telah turut serta dalam 100 perang atau kurang lebih demikian. Tidak ada satu jengkal pun di tubuhku, kecuali terdapat bekas luka pukulan pedang, hujaman tombak, atau tusukan anak panah. Namun lihatlah aku sekarang, akan wafat di atas tempat tidurku. Maka janganlah mata ini terpejam (wafat) sebagaimana terpejamnya mata orang-orang penakut. Tidak ada suatu amalan yang paling aku harapkan daripada laa ilaaha illallaah, dan aku terus menjaga kalimat tersebut (tidak berbuat syirik).” (Khulashah Tadzhib Tahdzibul Kamal oleh Shafiyuddin al-Anshari, Hal: 103).

Pada tanggal 18 Ramadhan 21 H, Khalid bin al-Walid wafat. Setelah wafatnya, Khalid mendermakan senjata dan kuda tunggangannya untuk berjihad di jalan Allah (ath-Thabaqat al-Kubra oleh Ibnu Saad: 7/397).

Sumber: kisahmuslim.com

Sumber gambar 

2 Comments on Kehebatan Khalid bin Walid

  1. Alhamdulillah dapat pengetahuan bagaimana Khalid bin walid berjihad…saat perang,pedangnya selalu terhunus tapi tak mati…dia mati di pembaringan,bahwa Allah sungguh berkehendak atas makhlukNya

  2. subhanaullah begitulah janji allah terhadap hamba yg slalu berjuang dijalannya, hidup dengan kesederhanaan demi meraih keridhaannya yg kekal abadi..maka tak kala khalid bin walid wafat allah muliakan beliau dgn kebesarannya amin ya rabbal alamin,..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*