Catat dan Ikat Ilmu dengan Amal

Menuntut ilmu harus terus dilakukan hingga ke liang lahat. Menuntut ilmu juga bisa dilakukan di manapun, bisa di sekolah, di rumah bahkan hingga ke majelis-majelis ilmu lain. Dalam menuntut ilmu, ada beberapa adab yang apabila dilakukan akan sangat baik sekali. Simak pembahasannya berikut:

Mencatat ilmu

Rasulullah SAW bersabda yang bunyinya: “Ikatlah ilmu dengan menulisnya” . Imam Syafii juga pernah berkata, Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya, Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat termasuk kebodohan. Kalau engkau memburu kijang setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja.

Manusia memang tempatnya lupa dan daya ingatnya terbatas. Oleh karena itu, mencatat ilmu yang baru saja kita dapatkan menjadi hal yang mutlak dilakukan. Hal ini menjadi salah satu cara agar kita bisa fokus dan upaya untuk mengokohkan ingatan.

Tafsir surat Al-Alaq yaitu agar kita mencatat ilmu agar tidak mudah lupa, yaitu membaca dari tulisan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata,

“Kita katakan, iya. Lupa ada obatnya –dengan karunia dari Allah- yaitu menulisnya. Karenanya Allah memberi karunia kepada hamba-Nya dengan surat Al-Alaq. Yaitu “iqra’” kemudian “mengajarkan dengan perantara pena”.

Ikat ilmu dengan amal

Ada ungkapan yang mengatakan “ikatlah ilmu dengan mengamalkannya”. Semakin banyak ilmu yang kita peroleh, seharusnya semakin banyak juga kita mengamalkannya. Apalagi jika bisa mengajak orang lain, tentu akan lebih baik

sumber

Baca juga:

Keutamaan yang Kalian Dapat Ketika Baca Alquran

Adab Sebelum Tidur

Tips Jadi Pengusaha Sukses Dengan 8 Prinsip Pengusaha

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*